Tampilkan postingan dengan label keperawatan gerontologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label keperawatan gerontologi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Agustus 2013

Trend dan Isu keperawatan gerontik

BAB I
PENDAHULUAN

1.1              Latar Belakang
Lanjut usia merupakan istilah tahap akhir dari proses penuaan. Dalam mendefinisikan menurut badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) ada tiga aspek yang perlu dipertimbangkan yaitu aspek biologi, aspek ekonomi dan aspek social. Secara biologis penduduk lansia adalah penduduk yang mengalami proses penuaan secara terus menerus yang ditandai dengan menurunnya daya tahan fisik sehingga rentannya terhadap penyakit yang dapat menyebabkan kematian. Hal ini disebabkan karena perubahan berbagai macam dalam struktur, fungsi, sel dan jaringan serta sistem organ. Secara ekonomi penduduk lansia lebih dipandang sebagai beban dari pada sebagai sumber daya. Banyak orang beranggapan bahwa tidak lagi memberikan banyak manfaat bahkan ada yang sampai beranggapan bahwa kehidupan masa tua sering sekali dipersepsikan secara negative sebagai beban keluarga dan masyarakat. Dari aspek social, penduduk lansia merupakan satu kelompok social sendiri.
Seiring berjalannya waktu, proses penuaan memang tidak bisa dihindarkan. Keinginan semua orang adalah bagaimana agar tetap tegar  dalam menjalani hari tua yang berkualitas dan penuh makna. Hal ini dapat dipertimbangkan mengingat usia harapan hidup penduduk yang semakin meningkat. Menjadi tua adalah suatu proses naturnal dan kadang-kadang tidak tampak mencolok. Penuaan akan terjadi pada semua sistem tubuh manusia dan tidak semua sistem akan mengalami kemunduran pada waktu yang sama. Meskipun proses menjadi tua merupakan gambaran yang universal, tidak seorangpun mengetahui dengan pasti penyebab penuaan atau mengapa  manusia menjadi tua pada saat usia yang berbeda-beda.
Penuaan terjadi tidak secara tiba-tiba, tetapi berkembang dari masa bayi, anak-anak, dewasa, dan akhirnya menjadi tua. Seseorang dengan usia kronologis 70 tahun mungkin dapat memiliki usia fisiologis seperti orang usia 50 tahun. Atau sebaliknya, seseorang dengan usia 50 tahun mungkin memiliki banyak penyakit kronis sehingga usia fisiologisnya 90 tahun.
Menua bukanlah suatu penyakit, namun merupakan tahap lanjut dari suatu proses kehidupan dengan berkurangnya daya tahan tubuh dalam menghadapi rangsangan dari dalam maupun luar tubuh. Walaupun demikian, memang harus diakui bahwa ada berbagai penyakit yang sering menghinggapi kaum lanjut usia dengan penurunan kualitas hidup sehingga status lansia dalam kondisi sehat atau sakit.
Berbagai upaya telah dilaksanakan oleh instansi pemerintah diantaranya pelayanan kesehatan, sosial, ketenagakerjaan dan lainnya telah dikerjakan pada berbagai tingkatan, yaitu tingkat individu lansia, kelompok lansia, keluarga, Panti Sosial Tresna Wreda (PSTW), Sarana pelayanan kesehatan tingkat dasar (primer), tingkat pertama (sekunder), tingkat lanjutan, (tersier) untuk mengatasi permasalahan yang terjadi pada lansia.
Adapun program kesehatan masyarakat yang ada di Indonesia  yang diperuntukkan khusunya bagi lansia adalah JPKM yang merupakan salah satu program pokok perawatan kesehatan masyarakat yang ada di puskesmas sasarannya adalah yang didalamnya ada keluarga  lansia. Perkembangan jumlah keluarga yang terus menerus meningkat dan banyaknya keluarga yang berisiko tentunya menurut perawat memberikan pelayanan pada keluarga secara professional. Tuntutan ini tentunya membangun “ Indonesia Sehat 2010 “ yang salah satu strateginya adalah Jaminan Pemeliharan Kesehatan Masyarakat (JPKM). Dengan strategi ini diharapkan lansia mendapatkan yang baik dan perhatian yang selayaknya.

1.2              Tujuan Penulisan
Tujuan pembuatan makalah ini salah satunya untuk memenuhi tugas “Keperawatan Gerontik” disamping itu juga bertujuan untuk memberikan informasi, gambaran, keterangan serta penjelasan-penjelasan mengenai “ Issu dan Kecenderungan Keperawatan Gerontologi”.

1.3              Lingkup Penulisan
1.3.1        Fenomena lansia
1.3.2        Fenomena demografi
1.3.3        Permasalahan pada lansia
1.3.4        Pendekatan Keperawatan Gerontik
1.3.5        Masalah kesehatan gerontik
1.3.6        Upaya Pelayanan Kesehatan terhadap Lansia
1.3.7        Hukum dan Perundang-undangan yang Terkait dengan Lansia
1.3.8        Peran Perawat
1.3.9        Program Pemerintah dalam Meningkatkan Kesehatan Lansia

1.4              Sistematika Penulisan
                        Adapun sistematika penulisan yang digunakan dalam penyusunan makalah ini meliputi :
BAB I
Pendahuluan yang terdiri dari latar belakang, tujuan penulisan, lingkup penulisan, dan sistematika penulisan.
BAB II
Tinjauan Pustaka yang terdiri dari Fenomena lansia, Fenomena demografi, Permasalahan pada lansia, Fenomena bio-psico-sosio-spiritual dan penyakit lansia, Masalah kesehatan gerontik, Upaya Pelayanan Kesehatan terhadap Lansia, Hukum dan Perundang-undangan yang Terkait dengan Lansia, Peran Perawat serta Program Pemerintah dalam Meningkatkan Kesehatan Lansia.