Tampilkan postingan dengan label selayang pandang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label selayang pandang. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Juli 2013

Manfaat Pare Sebagai Penangkal Sel Kanker


Ramdhan kali ini sepertinya tha bener2 menghabiskan waktu untuk libuaran, berasa sangat tidak produktif sekali. udah satu minggu ini g da hal spesial yang tha kerjain, selian revisi skripsi n nonton drama korea. tapi kali ini tha pengen sedikit berbagi info tentang tumbuhan yang ternyata bisa di jadikan sebagai obat.
Seperti yang kita ketahui kanker adalah penyakit pembunuh no 1 di dunia. Jangan takut menghadapi penyait ganas ini . Selain dengan obat medic kita juga bisa menggunakan obat tradisional Ada beberapa jenis tumbuhan obat yang dapat kita gunakan untuk mengatasi berbagai jenis kanker. Namun kita harus ingat jika kita ingin mengkonsumsi obat-obatan yang alami atau dari herbal kita juga harus lebih teliti dan hati-hati dalam memilih karna tidak semua bahan cocok untuk semua jenis kangker.
Salah satu manfaat pare untuk kesehatan adalah sebagai penangkal sel kangker. Hal ini telah dibuktikan dalam sebuah penelitian yang dilakukan di jepang. Penelitian tersebut sampelnya dengan menggunakan tikus yang sebelumnya telah diinjeksi sel kangker, dan kemudian diinjeksi dengan ekstrak pare. Setelah diamati hasilnya menampakkan bahwa sel kangker yang diinjeksi tersebut berhenti berkembang.
Nah dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa pare bisa digunakan sebagai penangkal sel kanker. Manfaat ini diperoleh karena ternyata di dalam pare itu mengandung zat lshicin yang dapat meningkatkan kekebalan untuk mengkal berkembangnya sel kanker. Tidak hanya itu ternyata pare mampu membantu dalam proses pembentuka glukosa menjadi energi sehingga kadar glukosa yang berlebih juga dapat dicegah.
Pare juga memiliki kandungan vitamin C, kalium, dan kerotan. Dimana, vitamin C yang ada di pare dapat bermanfaat untuk memperuat daya tahan tubuh dan menjaga kulit kita dari sinar ultra violet loh.
Banyak juga yah manfaat pare. Oleh karena itu bagi kita yang bukan penderita kanker dapat mengkonsumsi pare untuk mencegah terjadinya serangan kanker.


Minggu, 30 Juni 2013

“Jeruk Dan Vitamin C”


Diantara kita pastinya udah banyak yang tahu tentang jeruk yang kaya akan vitamin C, bahkan terkadang orang tua kita juga menganjurkan kita untuk mengkonsumsi Vitamin C, agar kita tidak kekurangan Vitamin C. Kekurangan vitamin C itu sendiri adalah salah satu penyakit nutrisi tertua yang biasa kita kenal sebagai “skobut”, yang gejalanya itu meliputi gusi berdarah, gigi tanggal, pendarahan dibawah kulit, penyembuhan luka yang relative lamban, dan tulang sendi yang sedikit kaku dan sakit. Skoburt ini umumnya sering terjadi pada para pelaut, yang menghabiskan waktu yang lama dilaut tanpa mengkonsumsi buah-buahan ataupun sayuran.
Vitamin C ini penting bagi proses metabolisme manusia, seperti halnya dalam pembuatan kolagen, yang dibutuhkan untuk pembentukan tendon, tulang dan kulit yang sehat (itulah sebabnya kekurangan Vit C dapat menyebabkan skorbut). Vitamin C juga digunakan untuk membuat dan melepaskan hormone pada kelenjar adrenalin, serta mempertahankan integritas struktural pembuluh darah, dan masih banyak lagi.
Saat ini yang direkomendasikan setiap harinya untuk asupan Vitamin C adalah sekitar 50-100mg perhari. Tergantung dinegara mana kita tinggal. Sebagian ilmuan berpendapat bahwa RDA itu seharusnya lebih tinggi.
Vitamin ini juga mempunyai berbagai manfaat lain, berdasarkan survey makanan yang telah dilakukan pada 23.000 orang menunjukkan bahwa jika mereka tidak mengkonsumsi buah-buahan dan sayuran, mereka memiliki peluang dua kali lebih besar untuk mengalami peradangan poliartitis dibandingkan dengan orang yang mengkonsumsi banyak buah dan sayuran.
Nah hubungannya dengan Jeruk, jeruk sitrun dan jeruk nipis ini, akan memberi kita jumlah vitamin yang sama  yaitu sekitar 50 mg. sedangkan buah kiwi mengandung 70 mg, dan buah cabai memberi kita sekitar 100mg. Nah raja dari timbunan Vitamin C ini ternyata dimiliki oleh Paprika. Untuk paprika hijau mentah ini akan memberi kita 90 mg, sementara untuk paprika merah mentah ini akan ember kita 170 mg. jadi, mulai sekarang kita membeli setengah lusin paprika dalam belanja buah mingguan kita.

Dengan demikian, jeruk memang kaya vitamin C  tetapi paprika jauh lebih kaya. Jadi jika kita merasa seolah kekukarangan vitamin C maka makanlah beberapa buah paprika. 

Jumat, 28 Juni 2013

“Tindakan pertolongan pada kasus Keracunan Jengkol”

kali ini tha pengen ngebahas sedikt tentang keracunan. Keracuan makanan sangat sering sekali terjadi. Di Indonesia ada beberapa jenis makanan yang sering dikonsumsi, yang jika tidak hati-hati maka akan mengakibatkan keracunan, salah satunya adalah Keracunan Jengkol.
Keracunan jengkol dapat terjadi karena terbentuknya Kristal asam jengkol yang berlebih dalam saluran kencing. Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya keracunan jengkol, yaitu mengkonsumsi jengkol dalam jumlah banyak, cara memproses, dan cara penghidangan makanan. Gejala-gejala keracunan jengkol seperti sakit pinggang, nyeri sewaktu kencing, dan Kristal-kristal asam jengkol yang berwarna putih akan tampak keluar bersama air kencing. Kadang-kadang juga dapat disertai darah akibat gesekan Kristal jengkol yang pada saat keluar melukai saluran kemih. Kemudian terdapat bau khas jengkol pada nafas, mulut dan air kencing si penderita. Oleh karena itu kita juga perlu mengetahui tinadakan pertolongan pertama pada keracunan jengkol. Yang diantaranya :
Ø  Pada kasus keracunan ringan penderita diberi minum air soda sebanyak-banyaknya. Kemudian berikan obat penghilang rasa sakit yang dapat mengurangi sakitnya.
Ø  Pada kasus keracunan yang berat penderita harus dirawat di rumah sakit
Ø  Bisa juga dengan menggunakan :
ü  Arang kayu 2 bagian atau roti yang dipanggang sampai hangus, kemudian garam inggris 1 bagian, asam tnnin/the pekat 1 bagian di aduk sampai merata. Lalu ambil satu sendok teh penuh kemudian campurkan dan tuangkan dalam satu gelas air, lalu diminum.
ü  Kemudian suruh penderita muntah
ü  Bila pendrita anak-anak, baringkan anak tersebut pada lututt dengan kepala dibawahdan letakkan jari dibelakang kerongkongannya supaya muntah.

ü  Untuk anak yang lebih besar, bisa dengan memberikan satu atau dua gelas susu, atau putih telur, atau garam satu sendok the ditambahkan dengan air yang bila diminum akan menambahkan kecenderungan untuk muntah.